Kompany Jadi Pelatih Kepala Tanpa Lisensi, Anderlecht Didenda Rp 78 Juta

Kompany Jadi Pelatih Kepala Tanpa Lisensi, Anderlecht Didenda Rp 78 Juta

Jakarta – Anderlecht memperoleh peringatan serta denda sejumlah 5 ribu euro sebab menunjuk Vincent Kompany jadi pelatih kepala. Kompany tidak punyai lisensi yang diperlukan.

Kompany diangkat Anderlecht jadi Player-Coach atau pemain sekaligus juga pelatih pada Mei kemarin. Dengan pengalaman kesuksesan di Inggris, bekas bek Manchester City itu diinginkan dapat mengusung kembali prestasi club.

Tetapi rupanya Asosiasi Sepakbola Belgia lihat ada pelanggaran dari pemilihan itu. Karena Kompany tidak punyai kwalifikasi yang diperlukan untuk jadi pelatih kepala.

Asosiasi Sepakbola Belgia tuntut semua pelatih kepala di negara mereka punyai lisensi UEFA Pro. Anderlecht mengelak dengan mengatakan jika pelatih kepala yang sebenarnya ialah Simon Davies, bekas kepala akademi City yang ikuti jejak Kompany ke club itu.

Baca Juga : Bikin 12 Assist Musim Lalu, Trent Masuk Buku Rekor Dunia

Asosiasi menampik klaim itu, tunjukkan beberapa pernyataan media serta video perjumpaan Kompany jadi bukti. Mereka juga menjatuhkan peringatan serta denda sejumlah Rp 78,2 juta.

“Club menyalahi ketentuan itu untuk waktu yang lama serta walau itu menyalahi ketentuan, tidak sangsi untuk dengan publik mengenalkan seseorang pelatih tanpa ada ijazah,” demikian pengakuan sah Asosiasi Sepakbola Belgia.

Anderlecht baru menuai dua kemenangan dari 10 laga Liga Belgia musim ini dibawah instruksi Kompany. Mereka tercecer di tempat 13 klassemen.

Mengejar hukuman dari asosiasi, Anderlecht lalu menunjuk Frank Vercauteren jadi pelatih kepala. Mereka mengatakan Vercauteren gantikan tempat Davies yang sekarang jadi asisten pelatih.

Anderlecht menyebutkan jika Kompany akan menggenggam kendali di club. Sesaat Vercauteren cuma akan bekerja di hari-hari laga.