‘Lukaku Kerap Dikritik dengan Tak Adil di MU’

‘Lukaku Kerap Dikritik dengan Tak Adil di MU’

Jakarta – Romelu Lukaku diberitakan selekasnya tinggalkan Manchester United. Bekas striker MU Dimitar Berbatov menyesalkan kondisi itu serta mengharap Lukaku bertahan.

Lukaku dipercaya telah merapat ke Juventus. Dia akan jadi sisi dari persetujuan tukar-guling dengan Paulo Dybala dari Juventus.

Lukaku sebetulnya belum lumayan lama bersama dengan ‘Setan Merah’, baru dua musim. Tetapi performnya musim kemarin dengan spesial dipandang tidak memberi kepuasan.

Sesudah mencatatkan 27 gol di semua persaingan pada tahun pertama, striker 26 tahun itu hanya membuat 15 gol pada musim kemarin. Perubahan manager dari Jose Mourinho ke Ole Gunnar Solskjaer punyai dampak yang relevan.

Solskjaer lebih mengutamakan Marcus Rashford serta Anthony Martial, yang diketahui bertambah cepat serta lincah, jadi striker tengah.

Baca Juga : Maguire Memungkinkan Perkuat Man United Lawan Chelsea

Berbatov yakin semestinya Lukaku dapat dikasih peluang lebih jauh di MU. Ditambah lagi di tahun ke-3, pemain dari Belgia itu akan tambah lebih mengerti rekan-rekannya.

“Saya telah menjelaskannya awalnya serta akan mengulanginya . Saya fans permainannya serta saya pikir ia seringkali dinilai dengan tidak adil,” katanya.

“Untuk saya, rasa-rasanya ia dapat bertahan. Saat Anda tahu rekan-rekan segrup Anda, Anda ketahui bagaimana triknya bermain dengan mereka serta bagaimana membuat mereka terlihat bagus.”

“Jadi Anda harus tahu bagian kuat Anda serta mempertahankannya. Saya berharap ia dapat bertahan sebab ia dapat memberi beberapa hal ke team,” paparnya.

Sky Sports memberikan laporan Lukaku telah sepakat meneken kontrak berdurasi lima tahun dengan Juventus. Keseluruhan nilai kontrak itu ialah 41 juta pound sterling alias sama dengan 8,2 juta pound per tahun.