Blunder Klopp Mainkan Chamberlain Ditebus Cemerlangnya Firmino

Blunder Klopp Mainkan Chamberlain Ditebus Cemerlangnya Firmino

Istanbul – Juergen Klopp mengaku membuat blunder waktu turunkan Alex Oxlade-Chamberlain jadi starter di Piala Super Eropa. Tetapi itu ditebus oleh Roberto Firmino.

Chamberlain bermain jadi sayap serangan Liverpool di set pertama pertandingan hadapi Chelsea, Kamis (15/8/2019) dini hari WIB barusan. Tetapi penampilannya sedikit menolong daya gedor The Reds.

Klopp akui mainkan Chamberlain diawalnya laga ialah kekeliruan. Menurut dia, pemain 26 tahun itu belum temukan irama permainan terbaik sekarang.

“Ia dapat bermain tambah lebih baik dibanding yang ia kerjakan tapi itu yang berlangsung. Sesudah luka panjang Anda harus temukan kembali irama. Dalam latihan dia telah menunjukkan serta saat ini waktu laga dia punyai momen-momen bagus, tapi tentunya kurang untuk mutunya.,” tutur Klopp.

Bekas pemain Arsenal itu memang barusan sembuh dari luka panjang. Dia alami permasalahan pada ligamen serta hamstring saat Liverpool hadapi AS Roma di Liga Champions pada April 2018.

Baca Juga : Tak Ingin Terus Dicap Youngster, Iwobi Pilih Tinggalkan Arsenal

Praktis hampir satu musim dia menepi untuk jalani waktu pemulihan. Ox baru kembali merumput bersama dengan Liverpool bulan April 2019 waktu masuk jadi pemain cadangan hadapi Huddersfield Town di Liga Inggris.

“Saya ketahui laga ini akan intensif, hingga jelas jika kami harus membuat ketetapan itu. Kami tidak ingin menekannya, tapi ingin memberikannya peluang untuk tampil serta cemerlang. Dalam tempat serta kondisi jenis itu jelas tidak sangat mungkin seperti yang kita harap. Tetapi ini murni kekeliruan saya serta bukan kesalahannya, sebab saya yang membuat ketetapan.” kata Klopp.

Bekas pelatih Borussia Dortmund itu menebus kesalahannya dengan masukkan Firmino di set ke-2. Dapat dibuktikan pemain dari Brasil itu dapat hidupkan posisi serang Liverpool, dan jadi inisiator dibalik dua gol Sadio Mane ke gawang Chelsea.

“Bobby Firmino penting jadi striker tengah, tapi Sadio Mane bisa mainkan tempat itu juga. Divock Origi dapat juga bermain di tempat itu dengan benar-benar baik.”

“Mereka berlainan, masing-masin berkekuatan yang berlainan. Saya fikir untuk malam hari ini saat musuh belajar dari permainan serta terlatih dengan apa yang Anda kerjakan, karena itu penting agar bisa mengubah. Saat itu pergantian besar terjadi sebab Bobby berlainan dengan semua pemain lain di dunia, di dalam bermain di tempat itu dia banyak menolong kami,” sanjung Klopp.