Eden Hazard Menjadi Ikon Proyek Los Galacticos Jilid III

Eden Hazard Menjadi Ikon Proyek Los Galacticos Jilid III

MANADO – Pada Juli 2000, Florentino Perez dipilih jadi presiden Real Madrid. Berikut awal waktu Real Madrid mulai hoby kumpulkan pemain bintang. Hoby yang membuat mereka mulai di panggil Los Galacticos. Misi Galacticos pertama diawali waktu Perez menghadirkan Luis Figo. Kehadiran bekas pemain Barcelona ini dibarengi Zinedine Zidane dari Juventus, Ronaldo (Brasil), Roberto Carlos, Raul, Fabio Cannavaro, serta David Beckham.

Galacticos pertama ini bertahan sepanjang enam tahun dengan memperoleh gelar Liga Champions, Primera Liga, serta Piala Interkontinental, tetapi semua masa tentu ada pada akhirnya. Sinyal runtuhnya Galacticos edisi pertama diawali dengan dipecatnya Vicente del Bosque dari kursi pelatih.

Kegagalan Galacticos pertama ini punya pengaruh pada kekuasaan Perez. Tempatnya jadi presiden club setelah itu diganti Ramon Calderon. Tetapi, Calderon dipandang tidak berhasil bawa Real Madrid berkompetisi dengan Barcelona hingga cuma bertahan satu periode (2006–2009). Kemudian, Perez kembali jadi presiden Real Madrid pada 2009.

Mengulang formula sama, ia kembali melahirkan Galacticos jilid ke-2. Cristiano Ronaldo jadi pemain pertama sebagai jati diri team. Sesudah Ronaldo, Kaka dibawa dari AC Milan, dan Karim Benzema. Ia membawa Xabi Alonso yang musim awalnya menguatkan Liverpool.

Musim kemarin, jadi akhir dari Galacticos jilid ke-2. Keluarnya Ronaldo dipandang seperti akhir dari project yang dibuat Perez sepuluh tahun kemarin. Kepindahan Ronaldo ke Juventus menimbulkan instabilitas di internal team. Perubahan tiga pelatih terhitung memulangkan Zinedine Zidane tidak membantu El Real dari bagian gelar.

Sekarang sebelum kehilangan keyakinan dari Madridistas, Perez membuat Los Galacticos jilid ke-3. Eden Hazard jadi simbol dari project besar musim depan. Sesudah lakukan pemburuan serius tiga musim paling akhir, Madrid pada akhirnya memperoleh tanda-tangan pemain dari Belgia itu.

Sebelum Hazard, Real Madrid telah menarik perhatian dengan membawa pemain depan Eintracht Frankfrut, Cedera Jovic, yang memesona pada musim kemarin. Selanjutnya ada nama bek tengah asal Porto Eder Militao, full back kiri asal Olympique Lyon Ferland Mendy serta Rodrygo asal Santos.

Baca Juga : Digadang Kandidat Juara, The Lionesses Pantang Anggap Remah

Bila diakumulasi Madrid telah keluarkan lebih dari 300 juta euro atau seputar Rp4,8 triliun. “Saya begitu bangga serta rasakan terhormat tanda-tangani club paling besar di dunia serta masuk dengan pelatih hebat yang akan menolong saya maju,” kata Mendy di account sosial media kepunyaannya.

Mendy dikatakan sebagai Kylian Mbappe, tetapi di tempat bek kiri. Ia saat ini jadi satu diantara bek termahal di dunia. Kedatangan Mendy dapat jadi kompetitor Marcelo yang sepanjang satu dekade jadi bek kiri penting Madrid.

Sedang Jovic yang dikenalkan di muka 4.500 simpatisan di Santiago Bernabeu, mengatakan ia ingin main bersama dengan Benzema, walau semua bergantung pada pelatih. Musim kemarin, pemain berumur 21 tahun itu cetak 17 gol di Bundesliga dan 10 gol di Liga Eropa. “Saya orang paling bahagia di dunia serta saya begitu suka ada di club paling besar di dunia,” papar Jovic.

Perez memperjelas mempunyai project ambisius sesudah musim susah pada 2018/19. Ia menjelaskan, ingin share awal project baru untuk musim depan dengan semua fans Madrid. Ia janji akan kerja keras supaya penuhi yang diimpikan fans.

“Klub ini belum pernah menyerah serta kami selalu tunjukkan itu. Memenangi empat Liga Champions dalam lima tahun ialah suatu yang unik serta ajaib, itu ialah prestasi besar yang cuma akan kita tahu nilai saatnya,” kata Perez.

Permasalahannya, langkah ini membuat Real Madrid alami overload pemain. Kedatangan Mendy sudah membuat team penting Madrid mempunyai 37 pemain dari 25 pemain diperbolehkan dalam tim. Semenjak musim 2018/2019 selesai, wajah-wajah baru sudah datang, sesaat mereka yang diberitakan keluar belum segera memperoleh pintu keluar. Lima pemain sudah dikontrak serta tujuh sudah kembali dari utang, keadaan yang membuat Madrid dalam kondisi mereka harus butuh kurangi pemain.

Beberapa nama, seperti Keylor Navas, Marcos Llorente, Dani Ceballos, James Rodriguez, Martin Odegaard, Mateo Kovacic, Gareth Bale, Raul de Tomas, serta Borja Mayoral diberitakan keluar. Tetapi, hari esok Andriy Lunin, Luca Zidane, Jesus Vallejo, Brahim Diaz, Isco, Lucas Vazquez, serta Mariano Diaz masih belumlah pasti.