China dan Spanyol Rebut Satu Tiket Sisa ke 16 Besar

China dan Spanyol Rebut Satu Tiket Sisa ke 16 Besar

LE HAVRE – China memang belum pernah jadi juara di Piala Dunia Wanita. Prestasi paling baik mereka ialah jadi runner up pada edisi 1999. Tetapi, satu yang tentu, mereka mempunyai catatan tetap lolos dari babak group tiap berperan serta di set penting. Semenjak Piala Dunia Wanita digelindingkan pada 1991, team berjuluk Kengqiang Meigui itu cuma sekali mangkir, yakni pada 2011.

Selebihnya, mereka tetap tampil di set penting. Tampilan China di set penting termasuk menjanjikan. Mereka bukan saja sukses melalui babak group, dan juga melalui set 16 besar. Tahun ini mereka kembali ditest. Ada di Group A, team bimbingan Jia Xiuquan itu sekarang harus berkompetisi dengan Spanyol untuk merebutkan satu ticket tersisa ke 16 besar.

Satu ticket pastinya jadi punya dari Jerman. China mempunyai 3 point, sama juga dengan Spanyol, cuma kalah agregat gol. Satu kemenangan China didapat atas Afrika Selatan. Di Stade Oceane, malam nanti, rekor China di Piala Dunia Wanita akan memperoleh rintangan. Apa mereka dapat ke set 16 besar atau malah untuk pertama kali tidak berhasil melalui babak group.

Pelatih China Jia Xiuquan memandang teamnya wajar berkompetisi dengan Spanyol. Kelayakan itu kelihatan saat mengakhiri catatan negatif. “Keinginan mereka untuk menang sudah membuat ini jadi peristiwa berkesan dalam satu tahun paling akhir. Saya benar-benar tersentuh. Ini sudah memberikan saya keberanian untuk pimpin mereka,” papar Xiuquan dikutip reuters.

Dengan dua team paling atas dari semasing group dengan automatis maju ke set skema gugur bersama dengan empat team paling baik yang ada di tempat ke-3 kompetisi, karena itu semangat China makin berkobar. China akan automatis maju ke set 16 besar bila mereka menaklukkan Spanyol.

Baca Juga : Paul Pogba: Saatnya Cari Tantangan Baru di Luar Manchester United

Walau demikian, Xiuquan semuanya baru diawali serta menjelaskan teamnya akan pergi ke pertandingan jadi tidak diunggulkan. Tapi, ia janji jika China akan memberi surprise sekaligus juga buka peluang memenangkan Piala Dunia Wanita untuk kali pertamanya. Xiuquan akan memercayakan formasi terbaik.

Pembuat gol satu-satunya ke gawang Afrika Selatan, Li Ying diduetkan dengan Wang Shanshan jadi juru gedor. Sedang Wu Haiyan serta Lin Yuping jaga bidang pertahanan. “Spanyol jelas lebih kuat dari kami hingga kami dapat main tanpa ada desakan bermakna. Saya mengharap beberapa pemain dapat tunjukkan kekuatan maksi mal serta dapat menyelesaikan taktik laga secara baik,” katanya.

Jika China sedang naik, Spanyol malah sebaliknya. Kekalahan 0-1 dari Jerman, Rabu (12/6), memberikan indikasi inkonsistensi team berjuluk La Roja itu. Jika kembali memetik hasil jelek, peluang Spanyol maju ke set 16 besar Piala Dunia wanita 2019 dapat terancam. Mereka juga harus berusaha keras jadi satu diantara empat team tempat ke-3 paling baik dari enam group untuk amankan ticket set 16 besar.

Pelatih Jorge Vilda memandang Spanyol masih ada di jalan pas. Vilda mengutarakan teamnya tunjukkan permainan baik waktu menentang Jerman serta cuma kurang mujur sebab kekeliruan sendiri yang menyebabkan fatal. Vilda meyakini bila dapat meminimalisasikan kekeliruan, Spanyol dapat menangani China serta maju ke set 16 besar Piala Dunia Wanita 2019.

Lebih dalam dua pertemuan paling akhir pertandingan pertemanan, La Roja tetap menang atas China. “Sekarang, kami perlu konsentrasi untuk hadapi China. Kami harus menanggapi sesuatunya dengan tenang, tak perlu cemas. Kami tidak pernah sedekat ini awalnya. Sehari-harinya, kami tetap mengambil langkah ke depan,” tuturnya.