MU Ingin Ganti De Gea dengan Jan Oblak?

MU Ingin Ganti De Gea dengan Jan Oblak?

Manchester – Manchester United diberitakan mulai punya niat mengubah penjaga gawangnya. David De Gea disebutkan akan ditukar dengan Jan Oblak, penjaga gawang Atletico Madrid.

De Gea barusan kebobolan dua gol, waktu MU ditaklukkan Manchester City 0-2 di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) pagi hari WIB. Catatan itu membuat perform sang penjaga gawang selalu jadi sorotan.

Sampai dua gol City masuk ke gawangnya, De Gea tertera telah kebobolan 50 kali di Premier League musim ini. Dia tinggal berjarak tiga gol untuk menyamakan perolehan terburuknya menjadi penjaga gawang, yaitu saat kebobolan 53 kali di Atletico Madrid pada musim 2010/2011.

Perform De Gea mulai jadi sorotan selesai membuat blunder di pertandingan menantang Barcelona, lalu kebobolan 4x waktu menantang Everton, serta sekarang tidak dapat menyelamatkan gawang MU dari gempuran City.

Baca Juga : Paul Pogba Ingin Segera Tinggalkan Manchester United?

Awalnya, seperti dikutip Metro, MU beritanya ingin ganti De Gea dengan Jan Oblak. Tidak hanya perform De Gea yang alami penurunan, MU ingin menggantinya sebab sang pemain menuntut kenaikan upah dengan minta bayarannya sama dengan Alexis Sanchez, yaitu 400 ribu pound sterling per minggu atau sama dengan Rp 7,3 miliar.

Oblak bukan pertama-tama dihubungkan dengan MU. Penjaga gawang 26 tahun itu sudah sempat masuk radar Setan Merah pada 2017. Dia telah membuat 115 clean sheet dari 203 pertandingan untuk Atletico. Musim ini, dia baru kebobolan 23 kali di LaLiga, membuat Atletico jadi team dengan jumlahnya kemasukan paling dikit.

Oblak barusan meneken kontrak anyar sampai 2023. Klausul rilisnya sampai 120 juta euro atau hampir Rp 1,9 triliun. Mengenai manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer, telah memberi pembelaan untuk De Gea. Walau gawangnya terus kebobolan, sang manajer minta semua tidak mencari kambing hitam.

“Saya konsentrasi di hasil jelek yang kami bisa, serta di masa-masa semacam ini, bukan saatnya menunjuk-nunjuk seorang atau mempersalahkannya. Kami mesti menyatu serta sebenarnya kami masih tetap ada dalam pertarungan empat besar,” tuturnya, seperti dikutip Manchester Evening News.