Babak Pertama yang Buruk Bikin Inter Tumbang

Babak Pertama yang Buruk Bikin Inter Tumbang

Agen bola online _ Sardinia – Luciano Spalletti kecewa Inter Milan harus takluk di markas Cagliari. Ia menyebut buruknya performa anak Nerazzurri di babak pertama jadi biang keladi hasil minor ini.

Inter takluk 1-2 saat melawat ke markas Cagliari di Sardegna Arena, Sabtu (3/2/2019) dini hari WIB pada pekan ke-26 Liga Italia Serie A. Dua gol kemenangan tim tuan rumah tercipta melalui bunuh diri Ivan perisic di menit ke-31 serta Leonardo Pavolletti menit ke-43.
Baca juga : Pochettino: Cuma Liverpool dan City yang Bisa Juara Liga Inggris
Sementara gol balasan Inter tercipta lewat Lautaro Martinez di menit ke-38. Dalam laga in Cagliari sebenarnya bisa saja mengakhiri laga dengan keunggulan 3-1. Namun eksekusi penalti Nicola Barella di menit akhir masih melambung dari gawang Nerrazurri.

Kekalahan ini membuat posisi Inter Milan diperingkat ketiga terancam oleh AC Milan. Rossoneri yang kini mengumpulkan 45 poin hanya tertinggal dua angka dari La Beneamata. Mereka bakal menyalip sang rival sekota jika mampu mengalahkan Sassuolo, Minggu (3/3/2019) dini hari WIB.

Hasil di markas Cagliari jelas adalah hal yang mengecewakan bagi Inter. Ini diungkapkan oleh Luciano Spalletti.

Pelatih berkepala plontos ini menyebut buruknya permainan anak asuhannya di babak pertama jadi biang keladi kekalahan dari Cagliari. Ia juga memuji penampilan Gli Isolani yang sepanjang laga mampu merepotkan timnya.

“Saya tak akan mengungkapkan terlalu rinci, cukup untuk mengatakan Inter tampil buruk di babak pertama. Kami terlalu lama saat mengambil keputusan, kami tampil dalam keraguan, mengalirkan bola dengan sangat lambat, tidak siap untuk berebut bola, tidak banyak memenangi duel dengan pemain lawan dan kami melakukakannya dengan tak cukup baik,” kata Spalletti dilansir dari Football Italia.

“Cagliari mencetak gol yang sangat bagus dan mereka menciptakannya dengan berlari di depan bek kami. Sehingga mereka dapat mengantisipasi umpan silang.

“Kami memiliki kemampuan seperti ini juga sebenarnya, tetapi kami tidak memanfaatkannya dengan baik.

“Itu terlihat sepertinya gol Luca Ceppitelli tercipta karena memantul mengenai Ivan Perisic,” jelasnya.

Pada awalnya Cipatelli disebut sebagai pencitpa gol, namun kemudian dianggap sebagai gol bunuh diri dari Ivan Perisic.