Langgar Aturan, Chelsea Tak Bisa Jual-Beli Pemain Musim Depan

Langgar Aturan, Chelsea Tak Bisa Jual-Beli Pemain Musim Depan

Agen bola online _ LONDON – Chelsea mendapatkan sanksi larangan melakukan aktivitas pembelian pemain di dua bursa transfer musim depan. Kepastian itu didapatkan menyusul sanksi FIFA yang menganggap The Blues melanggar Pasal 18 dan 19 aturan transfer menyusul perekrutan 29 pemain di bawah usia 18 tahun.

Selain larangan transfer, klub yang dimiliki Roman Abramovich itu dikenakan denda senilai lebih dari 460 ribu poundsterling. Begitu juga FA yang terkena imbas denda 390 ribu poundsterling. FIFA berargumen, perlindungan anak di bawah umur adalah elemen kunci dalam kerangka kerja peraturan mereka.
Baca juga : Leicester Jeblok, Claude Puel Dipecat
“Keseluruhan yang berkaitan dengan transfer pemain dan penegakan efektif aturan-aturan ini adalah terpenting, seperti yang juga dikonfirmasi pada berbagai kesempatan Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga,” ungkap pernyataan resmi FIFA seperti dilansir Marca.

Chelsea memang memastikan akan melakukan banding atas sanksi tersebut. Mereka membantah tuduhan yang menjadi alasan otoritas sepak bola tertinggi dunia itu menjatuhkan sanksi. Manajemen The Blues merasa hanya ada kesalahan komunikasi.

“Klub sangat kecewa, FIFA belum menerima pengajuan klub sehubungan dengan 29 pemain yang tersisa (dari 63). Chelsea bertindak sesuai dengan peraturan yang relevan dan akan segera mengajukan banding ke FIFA,” tulis pernyataan resmi Chelsea.

Jika banding Chelsea ditolak, sanksi ini bisa memunculkan efek domino di bursa transfer musim depan. Menurutnya, tidak hanya Chelsea, tapi juga berpengaruh pada klub-klub lain. Sebut saja Real Madrid, Atletico Madrid, dan Juventus ikut jadi korban.

Seperti diketahui, Real Madrid ingin mendatangkan Eden Hazard dan pemain asal Belgia tersebut juga tertarik. Tetapi, pembekuan transfer Chelsea membuat manajemen akan mati-matian mempertahankan Hazard meski masa kontraknya akan habis di musim depan. Ini artinya, Real Madrid besar kemungkinan tidak akan bisa mendapatkan pemain timnas Belgia itu.

Lain lagi dengan Mateo Kovacic. Sang pemain adalah milik Real Madrid yang sedang dipinjamkan ke Stamford Bridge. Gelandang berusia 24 tahun itu mengatakan bahagia di London dan ingin tinggal. Meski demikian, sanksi ini bisa mengubah situasi dan Chelsea kemungkinan gagal mewujudkan ambisi mempermanenkannya.

Korban lain adalah Atletico. Status Morata yang dipinjamkan ke Atletico bisa jadi segera ditarik Chelsea untuk memperkuat skuad. Meskipun kesepakatan pinjamannya berjalan hingga 2020, tapi ada klausul dalam kontraknya memungkinkan The Blues memanggilnya pada Juni ini. Meski Atletico bisa merespons dengan memicu opsi pembelian pada saat itu untuk mempertahankannya.

Situasi Gonzalo Higuain mungkin paling rumit. Dia dipinjam dari Juventus hingga Juni 2019 dan ada opsi pembelian yang wajib jika dia memenuhi beberapa ketentuan. Namun, mengaktifkan opsi ini akan dilihat FIFA sebagai transfer baru. Jika larangan transfer diberlakukan sebelum The Blues dapat memperpanjang kontrak, bomber asal Argentina itu harus kembali ke Juventus.

Beruntung Christian Pulisic tetap bisa bergabung dengan Chelsea meskipun ada sanksi ini. Dia menandatangani kontrak dengan klub yang berbasis di London pada Januari dan saat ini tersisa di Borussia Dortmund dengan status pinjaman.

Ketika pinjaman itu selesai pada akhir musim ini, dia bisa pindah ke Stamford Bridge. Bukan hanya itu, Chelsea harus meyakinkan para pemain yang kontraknya akan habis musim panas mendatang, yakni Willy Cabalero, Olivier Giroud, Gary Cahill, dan David Luiz. Karena mempertahankan skuad yang ada jelas sangat penting.

Di sisi lain, sanksi larangan transfer hingga 2020 turut memberikan hikmah. Inilah saatnya Chelsea memaksimalkan para pemain milik mereka. Sebanyak 41 pemain dipinjamkan The Blues ke klub lain. Bukan tidak mungkin akan lahir bintang-bintang baru yang bakal menjadi tumpuan tim di masa depan.