Hukuman Doping Selesai, Nasri Bersemangat Gabung West Ham

Hukuman Doping Selesai, Nasri Bersemangat Gabung West Ham

Agen bola online _ LONDON РWest Ham United resmi merekrut mantan pemain Arsenal dan Manchester City Samir Nasri setelah menyelesaikan hukuman doping. Eks gelandang timnas Prancis itu tidak memiliki klub sejak 31 Januari 2018, setelah meninggalkan klub Turki Antalyaspor.

Nasri, 31 tahun, telah menandatangani kesepakatan hingga akhir musim setelah menjalani larangan doping selama 18 bulan karena menggunakan drips infus cairan yang dilarang Badan Anti-Doping Dunia. Namun, dia tersedia untuk dimainkan kembali mulai 1 Januari 2019. West Ham memiliki opsi untuk memperpanjang kontrak Nasri satu tahun.
Baca juga : Hati Lewandowski Hanya untuk Bayern
“Kembali ke liga paling kompetitif di dunia, dengan tim yang penuh ambisi dengan manajer yang saya tahu, itu adalah pekerjaan terbaik di dunia, dan saya benar-benar bersemangat tentang hal itu,” kata Nasri seperti dilansir¬†BBC.

Nasri telah melakoni 215 penampilan di Liga Primer, bermain untuk Arsenal dari 2008 hingga 2011 sebelum pindah ke City seniali 25 juta pounds. Dia memenangkan dua gelar Liga Primer dan Piala Liga dalam enam tahun bersama City.

Di City, Nasri bermain di bawah arahan Manuel Pellegrini tetapi dia tidak disukai setelah kedatangan Pep Guardiola dan menghabiskan masa pinjaman bersama Sevilla.

Pellegrini mengatakan kepada situs web Hammers: “Saya senang bisa bekerja dengannya lagi. Dia telah bekerja sangat keras dalam beberapa pekan terakhir untuk membangun kebugaran dan kondisinya setelah waktu yang lama tanpa bermain, dan dia sekarang sangat bertekad untuk kembali ke performa terbaiknya.”

Nasri diduga menggunakan zat terlarang pada tahun 2016, saat dipinjamkan ke Sevilla. Dia menerima 500 mililiter hidrasi dalam bentuk air steril yang mengandung komponen mikronutrien, yang melebihi batas yang diizinkan.

Pada bulan Februari 2017, permintaan Sevilla untuk pengecualian penggunaan terapi retroaktif (TUE) untuk Nasri ditolak oleh UEFA. Bahkan, pada bulan Agustus 2018, UEFA memperpanjang larangan dari enam menjadi 18 bulan, sejak tanggal 1 Juli 2017.