Gattuso Masih Belum Bisa Tidur Nyenyak

Gattuso Masih Belum Bisa Tidur Nyenyak

Agen bola online _ MILAN – Kemenangan AC Milan atas Genoa sedikit mengurangi tekanan pada Pelatih Gennaro Gattuso. Meski demikian Gattuso mengaku masih belum bisa tidur nyenyak lantaran Milan masih memiliki banyak celah dalam aspek permainan.

“Saya tidak tenang karena kami belum mendapatkan apa-apa. Kami memiliki beberapa celah dalam banyak aspek permainan kami,” katanya dilansir football-italia. “Permainan kami harus terus meningkat. Ini adalah jalan yang harus kami tempuh.”
Baca juga : Tekuk Genoa, AC Milan Tatap Liga Champions
Milan menang 2-1 atas Genoa pada laga tunda Serie A 2018/2019 di San Siro, Rabu (31/10/2018) waktu lokal atau Kamis (1/11/2018) dini hari WIB. Dua gol Milan dicetak Suso menit keempat dan Alessio Romagnoli menit ke-90. Gol Romagnoli sekaligus menjadi penebusan dosanya lantaran dia membuat gol bunuh diri menit ke-56.

Ini kemenangan kandang kedua Milan dalam empat hari. Ini menjadi bantuan besar bagi Gattuso karena mengangkat timnya ke perigkat 4 klasemen sementara Serie A dengan 18 poin dari 11 pertandingan.

“Saya senang dengan hasil pertandingan ini, tapi untuk ketenangan pikiran, kami masih punya progres dalam hal itu. Soal kritik? Tugas saya hanya meniup peluit dan melatih tim.”

“Ini langkah maju. Sekarang kami harus tetap di sini. Kami tahu ini sulit, tetapi untuk semua pembicaraan yang ada, untuk semua yang kami lalui, itu adalah sesuatu yang penting.”

“Sekarang kami harus melakukannya dengan baik. Kami belum mencapai apa pun. Sekarang kami harus bermain sebagai tim karena kami masih belum melakukannya.”

Gattuso tak lupa memuji Tiemoue Bakayoko atas penampilannya yang ‘hebat’ melawan Genoa. “Saya tidak berpikir kami cukup bagus setelah unggul 1-0,” ujar Gattuso. “Kami membuat kesalahan dalam balasan serangan dan tidak menusuk jauh dengan bola.”

“Bakayoko melakoni pertandingan yang hebat hari ini. Kami mengembangkan penguasaan bola dengan baik, tetapi kemudian kami menjadi takut dan tidak bisa lagi membangun serangan dengan baik dari belakang.”