Jangan Salah Beli Lagi, Liverpool!

Jangan Salah Beli Lagi, Liverpool!

Agen bola online _ Liverpool – Liverpool kini punya banyak uang usai menjual Philippe Coutinho. Saran untuk The Reds cuma satu: jangan salah beli pemain lagi seperti yang sudah-sudah.

Setelah melewati saga transfer yang panjang, Coutinho akhirnya jadi milik Barcelona. Liverpool dan Barca sepakat dengan nilai transfer 143 juta pound sterling yang menjadikan Coutinho sebagai pemain termahal kedua di dunia.
Baca juga : Setelah Coutinho Tinggalkan Liverpool, Emre Can Siap Gabung Raksasa Serie A
Coutinho semalam baru saja menuntaskan transfernya dan meneken kontrak 5,5 musim. Sementara itu Liverpool kembali meraup untung besar dengan penjualan Coutinho ini

Pasalnya Liverpool cuma mengeluarkan uang 8,5 juta pound saat mendatangkan Coutinho dari Inter Milan pada Januari 2013. Itu artinya Liverpool untung 10 kali lipat lebih saat melepas si pemain saat ini.

Dengan uang banyak itu, Liverpool niscaya tak kesulitan untuk mendatangkan pengganti Coutinho di bursa transfer musim dingin ini. Mereka bisa mendatangkan para pemain top yang belakangan dikait-kaitkan dengan mereka seperti Thomas Lemar, Christian Pulisic, Julian Brandt, Riyad Mahrez, Mesut Oezil, atau Alexis Sanchez.

Tapi, pendukung Liverpool juga patut was-was mengingat klub mereka punya sejarah dalam mendatangkan pemain untuk menggantikan bintang yang dijual.

Belum lama saat melepas Raheem Sterling ke Manchester City pada 2015, Liverpool membelanjakan 32 juta pound sterling untuk mendatangkan Christian Benteke. Sayangnya Benteke cuma bertahan semusim dan kemudian dipinjamkan ke Crystal Palace lalu dipermanenkan musim panas kemarin.

Yang lebih mengenaskan tentu saat Liverpool ditinggal Luis Suarez ke Barca pada 2014. Mendapat uang sekitar 75 juta pound, Liverpool malah mendatangkan banyak pemain kelas B seperti Adam Lallana, Emre Can, Lazar Markovic, Dejan Lovren, Alberto Moreno, Rickie Lambert, ditambah Mario Balotelli.

Hasilnya? Tak ada satupun dari Lambert maupun Balotelli yang tampil oke dan Liverpool pun anjlok prestasinya dengan hanya menempati posisi keenam di musim 2014/2015. Lambert serta Balotelli pun dibuang musim berikutnya.

Cuma Can dan Lallana yang bisa dikatakan masih oke sampai saat ini meski itu butuh waktu agak lama untuk beradaptasi. Padahal di musim panas saat itu Liverpool santer dikabarkan bakal mendatangan Alexis Sanchez yang akhirnya menyebrang ke Arsenal.

Di musim itu Steven Gerrard yang jadi topskorer Liverpool di liga cuma bikin sembilan gol sementara Daniel Sturridge yang tajam di musim sebelumnya berulang kali absen karena cedera.

Empat tahun sebelumnya saat ditinggal Fernando Torres yang dilepas ke Chelsea, Liverpool langsung belanja besar di Januari dengan merekrut Andy Carroll dengan banderol 35 juta pound serta Suarez dengan harga 22,5 juta pound.

Seperti kita tahu cuma Suarez yang sukses sementara Carroll kariernya gitu-gitu saja karena banyak dibebat cedera dan akhirnya dilepas ke West Ham United. Carroll pun cuma bikin 11 gol dari 58 penampilan di seluruh kompetisi.

Demikian pula saat melepas Javier Mascherano ke Barcelona pada 2010 denga banderol 18,5 juta poun, Liverpool yang dilatih Roy Hodgson saat itu malah merekrut Christian Poulsen serta Raul Meireles. Keduanya pun cuma bertahan semusim.

Blunder transfer juga pernah dilakukan manajer sekelas Rafael Benitez pada musim panas 2009. Liverpool yang musim sebelumnya jadi runner-up melepas gelandang terbaiknya, Xabi Alonso, ke Real Madrid dengan banderol 30 juta pound.

Retaknya hubungan Alonso dan Benitez ditenggarai jadi alasannya serta keinginan sang manajer merekrut Gareth Barry dari Aston Villa. Tapi Barry tak bisa didapat, Benitez malah mendatangkan Alberto Aquilani dari AS Roma dengan harga 20 juta pound yang berujung kegagalan.

Jangan Salah Beli Lagi, Liverpool!

Aquilani tak bisa tampil maksimal karena terus dibebat cedera dan Benitez dipecat dia akhir musim karena performa buruk Liverpool yang gagal finis empat besar.

Dengan pengalaman yang tak mengenakkan tersebut, Juergen Klopp selaku manajer tentu tidak boleh mengulanginya lagi musim dingin ini. Semoga saja, Klopp lebih cerdas dan cermat dalam membelanjakan uang penjualan Coutinho.