Inggris Salah Pilih Pemain Hadapi Slovakia? Ini Jawaban Hodgson

Inggris Salah Pilih Pemain Hadapi Slovakia? Ini Jawaban Hodgson

Inggris Salah Pilih Pemain Hadapi Slovakia? Ini Jawaban Hodgson

Bandar Bola, Agen Casino, Agen Togel, Agen Judi Tangkas Terbaik – Jakarta – Pelatih Inggris, Roy Hodgson, menanggapi kritikan yang menyebutkan dia salah memilih pemain pada laga terakhir Grup B Piala Eropa melawan Slovakia yang berakhir imbang 0-0. Menurut dia, seluruh skuad Inggris sama baiknya.

Hodgson mengatakan dia menurunkan pemain yang siap secara fisik dan mental untuk menghadapi laga itu. Keputusannya untuk mengganti enam pemain dari skuadnya ketika menang menghadapi Wales, menurut dia, tak salah. Hodgson mengatakan dia sudah terbiasa dengan kritik seperti itu.

“Jika kami memenangkan pertandingan orang akan berkata bahwa kami tak membutuhkan mereka (para pemain yang tak masuk tim) dan saya katakan mereka tentu tak akan mengatakan bahwa pemilihan pemain kami tak salah, saya sudah terbiasa dengan hal itu,” ujarnya seusai laga, Selasa, 21 Juni 2016.

Inggris memang mengganti enam pemainnya pada laga melawan Slovakia. Hodgson membangkucadangkan Harry Kane, Wayne Rooney, Raheem Sterling, Dele Alli, Danny Rose, dan Kyle Walker yang turun pada dua laga pertama Inggris di Piala Eropa. Dia memainkan Daniel Sturridge, Jamie Vardy, Jordan Henderson, Nathaniel Clyne, serta Ryan Bertrand untuk melawan Slovakia.

Meskipun mengganti enam pemainnya, Inggris tampil mendominasi pada laga itu. Namun mereka kesulitan membongkar pertahanan berlapis milik Slovakia.

Hodgson mengatakan dia memilih pemain dengan kualitas sama baiknya untuk dibawa ke Prancis. Soal hasil, menurut dia, tak bisa hanya ditentukan oleh para pemainnya karena permainan sepak bola tetap pertarungan sebelas pemain melawan sebelas pemain.

Baca Juga : Siaran Langsung Piala Eropa Malam Ini: Inggris vs Slovakia

“Kami membawa pemain yang benar-benar berguna. Karena itulah kami bisa terus mendominasi tapi saya tak bisa memastikan mereka akan membuat perbedaan yang cepat karena kami tetap bermain melawan sebelas pemain yang bertahan,” ujarnya.

“Kapan Inggris ikut serta dalam sebuah turnamen dan terus mendominasi dalam tiga pertandingan secara berturut-turut? Kami telah merebut permainan dari lawan, kami mengontrol permainan,” lanjutnya.